Nilai Keheningan
Kebanyakan dari kita tidak menyukai keheningan, karena keheningan memaksa kita menghadapi diri kita sendiri. Dan kadangkala yang kita temui berhadapan dengan diri kita adalah suatu kekosongan.
Kita juga takut terhadap keheningan, karena kita menganggap keheningan adalah tidak bermakna, tidak penting. Ini bertentangan dengan keinginan kita untuk selalu tampil didengar dan dilihat. Kita ingin membuat diri kita bermakna. Kita ingin menjadi seseorang yang berharga di mata orang-orang lain. Keheningan membuat kita sendiri dan sunyi.
Keinginan untuk membuat diri kita bermakna kadang bisa sangat kuat. Namun dalam upaya kita untuk didengar, diperhatikan dan dikenang baik oleh orang lain kita seringkali menenggelamkan suara hati kita.
Kita selalu mencari sesuatu yang sebenarnya sudah kita miliki. Kita sudah mempunyai segala yang kita butuhkan di dalam diri kita sendiri. Kedamaian yang kita dambakan bukanlah berada di suatu tempat di luar sana. Kedamaian itu ada di sini sekarang. Pada saat ini, di dalam diri kita.
Jika Anda ingin mengetahui tentang diri Anda, matikanlah televisi, radio, internet dan berbagai percakapan dalam benak Anda. Pergilah ke suatu tempat yang sunyi dan habiskan waktu berdiam sendiri. Di sinilah tempat Anda akan bertemu dengan diri Anda sendiri. Di sini Anda akan mengetahui hal-hal apa yang sangat penting untuk Anda.
Ketika duduk dalam diam kita dapat memperhatikan hal-hal yang kita lewatkan sebelumnya. Keinginan-keinginan kita berkurang dan menjadi sederhana. Kita menemukan kepuasan suara hati kita, dan perlahan menyadari bahwa kita telah menjadi apa yang kita butuhkan. Dengan diam, kita dibawa kembali ke tempat di mana kita bisa beristirahat dan mendapat penyegaran batin, jauh dari riuhnya kebisingan dunia.
Sempatkanlah saat hening ini dalam jadwal Anda. Ini lebih penting dari apapun yang Anda lakukan, karena dari sinilah sumber kekuatan, tujuan dan ketenangan diri untuk menjadi orang yang lebih baik bagi diri Anda sendiri maupun bagi orang lain.
Sebagaimana tidur, menggosok gigi, makan, pergi bekerja dan berolahraga, setiap hari kita membutuhkan waktu untuk berdiam dalam keheningan. Kita membutuhkan waktu dalam sehari untuk membudidayakan keheningan, agar kita dapat membawanya dalam kegiatan kita sehari-hari dan hidup dalam rasa damai, bahkan di tengah-tengah situasi yang penuh tekanan.
Semoga kita bisa mencapai kedamaian hati dan menyebarkannya kepada orang lain.
#keheningan
#diam
#meditasi
#cultivatesilence
#refleksi_nyepi2018
Tulisan ini adalah terjemahan bebas dari artikel di laman:
https://medium.com/personal-growth/the-value-of-silence-4ef75fba712d
Kebanyakan dari kita tidak menyukai keheningan, karena keheningan memaksa kita menghadapi diri kita sendiri. Dan kadangkala yang kita temui berhadapan dengan diri kita adalah suatu kekosongan.
Kita juga takut terhadap keheningan, karena kita menganggap keheningan adalah tidak bermakna, tidak penting. Ini bertentangan dengan keinginan kita untuk selalu tampil didengar dan dilihat. Kita ingin membuat diri kita bermakna. Kita ingin menjadi seseorang yang berharga di mata orang-orang lain. Keheningan membuat kita sendiri dan sunyi.
Keinginan untuk membuat diri kita bermakna kadang bisa sangat kuat. Namun dalam upaya kita untuk didengar, diperhatikan dan dikenang baik oleh orang lain kita seringkali menenggelamkan suara hati kita.
Kita selalu mencari sesuatu yang sebenarnya sudah kita miliki. Kita sudah mempunyai segala yang kita butuhkan di dalam diri kita sendiri. Kedamaian yang kita dambakan bukanlah berada di suatu tempat di luar sana. Kedamaian itu ada di sini sekarang. Pada saat ini, di dalam diri kita.
Jika Anda ingin mengetahui tentang diri Anda, matikanlah televisi, radio, internet dan berbagai percakapan dalam benak Anda. Pergilah ke suatu tempat yang sunyi dan habiskan waktu berdiam sendiri. Di sinilah tempat Anda akan bertemu dengan diri Anda sendiri. Di sini Anda akan mengetahui hal-hal apa yang sangat penting untuk Anda.
Ketika duduk dalam diam kita dapat memperhatikan hal-hal yang kita lewatkan sebelumnya. Keinginan-keinginan kita berkurang dan menjadi sederhana. Kita menemukan kepuasan suara hati kita, dan perlahan menyadari bahwa kita telah menjadi apa yang kita butuhkan. Dengan diam, kita dibawa kembali ke tempat di mana kita bisa beristirahat dan mendapat penyegaran batin, jauh dari riuhnya kebisingan dunia.
Sempatkanlah saat hening ini dalam jadwal Anda. Ini lebih penting dari apapun yang Anda lakukan, karena dari sinilah sumber kekuatan, tujuan dan ketenangan diri untuk menjadi orang yang lebih baik bagi diri Anda sendiri maupun bagi orang lain.
Sebagaimana tidur, menggosok gigi, makan, pergi bekerja dan berolahraga, setiap hari kita membutuhkan waktu untuk berdiam dalam keheningan. Kita membutuhkan waktu dalam sehari untuk membudidayakan keheningan, agar kita dapat membawanya dalam kegiatan kita sehari-hari dan hidup dalam rasa damai, bahkan di tengah-tengah situasi yang penuh tekanan.
Semoga kita bisa mencapai kedamaian hati dan menyebarkannya kepada orang lain.
#keheningan
#diam
#meditasi
#cultivatesilence
#refleksi_nyepi2018
Tulisan ini adalah terjemahan bebas dari artikel di laman:
https://medium.com/personal-growth/the-value-of-silence-4ef75fba712d
No comments:
Post a Comment